Rubrik

internasional > asia-pasifik > Revisi Mendesak, Rakyat Terbelah


KONSTITUSI JEPANG

Revisi Mendesak, Rakyat Terbelah

TOKYO, RABU — Upaya Pemerintah Jepang di bawah pimpinan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe untuk memperbarui konstitusi pasifis yang telah berlaku sejak 70 tahun lalu tidak akan berjalan mulus. Hasil jajak pendapat The Nikkei Inc/TV Tokyo, Rabu (3/5), menunjukkan, 48 persen responden memilih tetap mempertahankan konstitusi pasifis buatan Amerika Serikat setelah kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Revisi Mendesak, Rakyat Terbelah

    TOKYO, RABU Upaya Pemerintah Jepang di bawah pimpinan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe untuk memperbarui konstitusi pasifis yang telah berlaku sejak 70 tahun lalu tidak akan berjalan mulus. Hasil ja

  • Pemerintah Sarraj Pegang Kendali

    KAIRO, KOMPAS Pemerintahan persatuan Libya dukungan PBB, Rabu (6/4), mulai memegang kendali atas badan-badan keuangan dan lembaga-lembaga di negara itu setelah pemerintahan rival di Tripoli menyerahka

  • Larangan Masuk ke AS ”Diperlunak”

    WASHINGTON, JUMATHakim federal di Hawaii, AS, memenangi gugatan terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang melarang kedatangan warga dari enam negara Muslim. Daftar kerabat dari warga AS yang b

  • Guru Demokrasi

    Sebuah tulisan mewakili lebih dari sekadar opini sang penulis. Karena hadir dalam momen tertentu gelombang sejarah, sang penulis selalu menyeleksi topik dan mengambil sikap di dalam hal-hal yang lim

  • Blangko Kembali Tersedia

    JAKARTA, KOMPAS Setelah beberapa waktu lalu habis, saat ini blangko kartu tanda penduduk elektronik kembali tersedia. Bahkan, sejak April lalu hingga awal Juli ini, pemerintah pusat telah mendistri

  • Jeritan Demokrasi Venezuela

    Sebanyak 7,2 juta warga Venezuela menyatakan “tidak“ pada rezim totaliter Presiden Nicolas Maduro. Mereka juga meminta pemilu secepatnya. Hanya saja, itu merupakan hasil referendum yang dikoordinasi

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas