Rubrik

internasional > eropa > Macron Khawatirkan Pemilih Golput


PEMILU PERANCIS

Macron Khawatirkan Pemilih Golput

PARIS, RABU — Kubu Emmanuel Macron yang meraih suara terbanyak dalam pemilihan presiden Perancis putaran pertama khawatir pemilih pada putaran kedua menyusut, khususnya dari kubu ekstrem kiri. Situasi ini akan menguntungkan posisi kandidat dari sayap ekstrem kanan, Marine Le Pen, yang memiliki pendukung solid.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Kubu Macron Incar Mayoritas di Parlemen

    PARIS, MINGGU Perancis menggelar pemilihan umum parlemen pada Minggu (11/6). Kementerian Dalam Negeri Perancis menyatakan, tingkat partisipasi pada pemilu parlemen putaran pertama telah mencapai 19

  • Brigitte, Pilar Emmanuel Macron

    Seandainya Emmanuel Macron (39) terpilih menjadi presiden Perancis termuda dalam sejarah, rakyat Perancis akan memiliki ibu negara yang unik dan memesona. Brigitte Macron, usianya 24 tahun lebih tua,

  • Jalan Le Pen Terbuka

    Paris, Minggu Pemungutan suara putaran kedua pemilihan umum regional Perancis yang berlangsung pada Minggu (13/12) akan menentukan apakah partai sayap kanan Front Nasional bisa mengubah popularitas m

  • Sosialis ke Macron, Putin Bertemu Le Pen

    PARIS, JUMAT — Posisi kandidat independen Emmanuel Macron semakin kuat setelah sejumlah tokoh terkemuka dari partai sayap kiri ataupun kanan Perancis mendukung pencalonannya. Di pihak lain, kandidat e

  • Kilas Luar Negeri

    11 Orang Tewas akibat Kebakaran Hotel di KarachiSebanyak 11 orang tewas dan sedikitnya 75 lainnya menderita luka-luka akibat kebakaran yang melanda Regent Plaza Hotel, sebuah hotel berbintang empat d

  • Tak Berarti Populisme Gagal

    Terpilihnya Emmanuel Macron dan Marine Le Pen ke putaran kedua pemilu Perancis pada 7 Mei nanti membuat kalangan pro-demokrasi di Eropa lega. Itu karena besar kemungkinan Emmanuel Macron (39) akan m

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas