Rubrik

iptek > kesehatan > Kontrol Tekanan Darah Cegah Komplikasi


PENYAKIT TIDAK MENULAR

Kontrol Tekanan Darah Cegah Komplikasi

JAKARTA, KOMPAS — Kesadaran masyarakat terhadap hipertensi masih rendah. Penderita umumnya baru mengetahui terkena penyakit itu saat mengalami komplikasi penyakit jantung dan ginjal. Padahal, komplikasi penyakit itu bisa dicegah dengan mengontrol tekanan darah minimal dua kali setahun.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Kontrol Tekanan Darah Cegah Komplikasi

    JAKARTA, KOMPAS Kesadaran masyarakat terhadap hipertensi masih rendah. Penderita umumnya baru mengetahui terkena penyakit itu saat mengalami komplikasi penyakit jantung dan ginjal. Padahal, komplikas

  • Gula Darah Tinggi Picu Komplikasi

    Jakarta, Kompas Satu dari tiga pasien diabetes melitus gagal mengontrol gula darahnya sehingga berujung pada komplikasi penyakit. Untuk itu, edukasi tentang diabetes melitus perlu terus dilakukan b

  • Benahi Puskesmas Perawatan

    DEPOK, KOMPAS Penguatan fasilitas layanan kesehatan primer, terutama puskesmas perawatan, menekan angka kematian ibu dengan komplikasi kehamilan. Namun, sarana dan kesiapan tenaga medis di puskesmas p

  • Antisipasi Lonjakan Lansia

    Jakarta, Kompas Jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia pada 2016 lebih kurang 21 juta jiwa. Jumlah itu diperkirakan akan terus bertambah seiring meningkatnya usia harapan hidup. Hal ini bakal mem

  • 760 Itik Mati akibat Flu Burung

    SOREANG, KOMPAS Sebanyak 760 itik mati karena flu burung di Kampung Lebak Wangi, Desa Sekarwangi, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Buruknya kualitas di kandang itik diduga menjadi pen

  • Saat Ginjal Gagal Berfungsi

    Sulaiman Hamid tak kuat menghadapi kenyataan dirinya harus menjalani cuci darah atau hemodialisa dua kali sepekan. Ia trauma atas apa yang terjadi dan dialami kakaknya dulu. Karena kondisinya memburuk

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas