Rubrik

opini > artikel > Terkuburnya Pemikiran Ki Hadjar


Terkuburnya Pemikiran Ki Hadjar

Siapa tak kenal Ki Hadjar Dewantara? Kita, terutama yang bergiat di bidang pendidikan, tentu mengenalnya. Sayangnya, kebanyakan di antara kita-termasuk guru-guru-mengenal Ki Hadjar sebatas nama atau slogan yang dikutip di mana-mana: "Tut Wuri Handayani".

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Semangat Ki Hadjar dalam 15 Menit

    Untuk apa sekolah? Kita orang miskin, tahu dirilah,” kata Tomo kepada anaknya. ”Tidak, Pak, saya ingin menjadi manusia merdeka seperti ajaran Ki Hadjar. Dia tak pernah lelah memerangi kebodohan,” jawa

  • Gagasannya Selalu Hidup

    Pada 13 Juli 1913, saat berusia 24 tahun, Suwardi Suryaningrat, yang dikenal sebagai Bapak Pendidikan Nasional Ki Hadjar Dewantara, menulis artikel berjudul ”Als ik een Nederlander was atau Seanda

  • Pojok

    Kewarganegaraan Arcandra Tahar, administrasi negara ceroboh. Apa pun, kalau mendua, pasti ada yang disakiti. ♦ Kaum muda merdeka berkarya. Kaum tua tinggal tut wuri handayani. &diams

  • Surat Kepada Redaksi

    Jupe, Si Pemberani Julia Perez, Jupe, meninggal sepekan lalu. Namun, kepergiannya tak menanggalkan kenangan padanya. Jupe adalah si pemberani menghadapi hidup, karier, cinta, bahkan sampai saat-saa

  • Sehari Ditarget Terdata 2-3 Pulau

    JAKARTA, KOMPAS Sejak tahun 2010, Indonesia belum mampu menetapkan status 3.000 pulau dalam hal kondisi, nama atau toponimi, dan koordinatnya. Demi mendukung program poros maritim dan tol laut, statu

  • Tanggung Jawab Moral Elite

    Mulat sarira hangrasa wani. Pepatah dalam bahasa Jawa ini menggambarkan salah satu sikap seorang pemimpin yang dibutuhkan di negeri ini. Artinya, seorang pemimpin harus berani mawas diri dan memperj

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas