Rubrik

polhuk > politik > Kebebasan Beragama di Indonesia Terancam


PERLINDUNGAN HAM

Kebebasan Beragama di Indonesia Terancam

JAKARTA, KOMPAS — Kebebasan beragama menjadi salah satu bagian dari hak asasi manusia yang kini mulai terancam di Indonesia. Pemerintah seharusnya menyampaikan laporan yang benar dan jujur atas mulai maraknya kasus intoleransi di Tanah Air saat memberikan keterangan di depan Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa, Rabu (3/5), di Geneva, Swiss.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Komnas HAM Layangkan Teguran

    JAKARTA, KOMPAS Setelah penyegelan Masjid An-Nur milik jemaah Ahmadiyah di Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (8/7) lalu, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia mengirimkan surat teguran kepada Lurah

  • AS Rangkul Sekutu Tradisional

    BANGKOK, SENIN Kantor Perdana Menteri Thailand, Senin (1/5), mengumumkan, Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha menerima undangan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengunjungi Ged

  • Dari Jalan Diponegoro 74, Jakarta...

    Adnan Buyung Nasution mungkin tak pernah membayangkan, Lembaga Bantuan Hukum/Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia yang ikut dia dirikan pada 28 Oktober 1970 tidak hanya menjadi lembaga yang aktif m

  • LPSK Menangani 2.381 Kasus

    JAKARTA, KOMPAS Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban menangani 2.381 kasus sejak Januari hingga April 2017. Jumlah ini meningkat tajam dari sekitar 1.700 kasus yang didampingi LPSK pada 2016.Total

  • Isu Minoritas dan Intoleransi Dibahas

    Jakarta, Kompas Penanganan pelanggaran hak asasi manusia berat menjadi isu sentral dalam dialog publik dalam rangka seleksi komisioner Komisi Nasional HAM 2017-2022 yang digelar pada Rabu d

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas