Rubrik

BERANDA > arsip kompas

ARSIP KOMPAS

Kompas, 8 September 1972

Aksi Teror di Olimpiade Muenchen

Aksi teror berdarah terhadap atlet dari Israel terjadi di ajang Olimpiade Muenchen, Jerman Barat. Sebelas atlet dan pelatih dari Israel dibunuh oleh kelompok radikal Black September di perkampungan atlet di Muenchen (4/9). Pimpinan KONI Pusat menyesalkan dan mengecam aksi terorisme yang terjadi di ajang Olimpiade tersebut. Kejadian itu menodai kemurnian cita-cita Olimpiade yang menyatukan dan mendekatkan manusia dengan menjauhkan perbedaan paham, ras, politik, bangsa, dan agama. Kecaman...

Kompas, 5 September 1973

ABRI Tidak Lagi Kuasai Dermaga dan Pelabuhan

Menteri Pertahanan Keamanan/Panglima ABRI Jenderal M Panggabean menginstruksikan kepada semua angkatan dan Kepolisian RI untuk segera mengakhiri penguasaan mereka terhadap dermaga-dermaga atau pelabuhan-pelabuhan di seluruh Indonesia. Dalam instruksinya bernomor 33/VIII tahun 1973 yang ditujukan...

Kompas, 4 September 1973

Rambut Gondrong Dilarang di Sekolah

Menteri Dalam Negeri Amirmachmud mengungkapkan ketidaksenangannya terhadap mode rambut gondrong yang melanda siswa SLTA dan SLTP di sejumlah daerah di Indonesia. Ia menganggap mode rambut gondrong itu berlebihan dan tidak sesuai dengan kebudayaan bangsa Indonesia. Mendagri juga menyatakan masalah...

KOMPAS, 2 September 1966

Gadis Jangkung yang Dipendekkan

Anne Charlotte Vestlund (19) dari Degerfors, dekat Oerebro, Swedia, menjalani operasi pemendekan tubuh. Profesor Helge Sjoewal, Kepala Bagian Operasi di Rumah Sakit Oerebro, memendekkan gadis berparas cantik dan bertinggi lebih dari 1,88 meter itu antara lain dengan mengambil tulang pinggulnya...

KOMPAS, 28 Agustus 1967

Lagu-lagu The Beatles Digemari Tukang Becak

Lebih dari 60 persen jongko (warung kecil penjual nasi dan kopi) di Kota Bandung memiliki radio transistor. Pedagang keliling, seperti penjual es, juga membunyikan radio transistor di pikulan saat menjajakan dagangan mereka. Para pedagang memilih menyetel siaran radio amatir yang menyiarkan...

Kompas, 11 Agustus 1973

Perumahan untuk Anggota DPR Mulai Dibangun

Upacara peletakan batu pertama pembangunan kompleks perumahan anggota DPR dilakukan Emma Puradiredja, anggota DPR wanita tertua. Kompleks itu terdiri atas tiga blok dengan 320 flat. Biaya setiap unit flat Rp 650.000. Dalam tahun anggaran 1973-1974 disediakan anggaran Rp 500 juta. Ketua DPR...

KOMPAS, 9 AGUSTUS 1965

Roket Angkasa Luar Indonesia Meluncur

Dengan ditekannya tombol oleh Menteri Riset Nasional Prof Sudjono Djuned Pusponegoro, meluncurlah sebuah roket riset angkasa luar pertama Klas K-81 hasil kerja ahli-ahli angkasa luar Indonesia. Roket mencapai ketinggian maksimum 224 kilometer dan jarak tempuh maksimum 420 kilometer dengan kecepatan...

KOMPAS, 8 AGUSTUS 1975

Indonesia Jadi Pasar Barang Tak Laku

Indonesia menjadi pasar bagi mobil, mesin, makanan, dan minuman yang tidak laku karena tidak memenuhi standar yang ditetapkan di beberapa negara, bahkan di negara asalnya sendiri. Ketiadaan standardisasi nasional membuat bus Robur yang dulu dibeli kini nongkrong karena onderdilnya tidak ada di...

Kompas, 7 Agustus 1971

Guru Indonesia Dikirim ke Malaysia

Indonesia memberangkatkan 48 guru berijazah sarjana untuk mengajar di Malaysia. Pengiriman guru sekolah menengah ini untuk meningkatkan mutu sekolah menengah di Malaysia yang menggunakan pengantar bahasa Melayu. Tahun 1968 dikirim 44 guru dan pada 1970 sebanyak 100 guru. Setelah tiga tahun,...

KOMPAS, 5 AGUSTUS 1971

Pro dan Kontra Penggunaan Helm

Instruksi Kapolri Jenderal Hoegeng Iman Santoso mengenai keharusan memakai helm bagi para pengendara sepeda motor mendapat tanggapan pro dan kontra dari masyarakat. Pihak yang kontra mengatakan bahwa sepeda motor di Indonesia merupakan kendaraan keluarga untuk pergi ke pesta dan upacara yang...

KOMPAS, 4 AGUSTUS 1969

Rakyat Irian Barat Tetap Memilih Indonesia

Sebanyak 110 anggota Dewan Musyawarah Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) Irian Barat Kabupaten Jayapura dengan suara bulat menyatakan tetap memilih Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ke-110 anggota itu mewakili 81.246 penduduk Kabupaten Jayapura. Selesainya Pepera di Jayapura, maka berakhir...

  • 10
  • 30
  • 50
  • per halaman